Syarat Dan Hal Yang Harus Dipenuhi Saat Investasi Di Amartha

Investor pemula, khususnya mereka yang ingin punya penghasilan lebih tetapi masih “hijau”. Biasanya perlu cermat dan teliti ketika memilih instrumen dan lembaga tempat menaungi setoran dana mereka. Bukannya untung tetapi malah rugi kalau tidak hati-hati menjatuhkan pilihan. Lalu seperti apa bentuk investasi yang baik untuk penempatan dana Anda?

Itu adalah Amartha, lembaga ini telah mendapat masuk menjadi anggota OJK dan diawasi juga oleh Bank Indonesia. Dengan begitu regulasi sudah jelas. Anda tidak perlu takut dana akan hilang begitu saja tanpa ada imbal hasilnya.

Lembaga ini tidaklah demikian, mereka sudah teruji rekam jejaknya sebagai perusahaan investasi online dari awal berdiri hingga tahun 2019 sekarang. Mereka telah berhasil menyabet penghargaan dalam dan luar negeri yang semakin terbukti kokohnya kinerja terkait pendanaan.

Operasional lembaga menitik beratkan pada sistem peminjam dan yang meminjamkan uang. Saat Anda memutuskan sebagai investor, maka sejumlah uang yang dimiliki akan disalurkan pada beberapa peminjam. Uniknya lagi peminjam oleh lembaga dikategorikan sebagai pemilik usaha kecil, mikro dan menengah. Jadi bisa Anda bayangkan kira-kira berapa besaran dana yang harus disiapkan.

Hal itu tentu saja sangat menguntungkan posisi pemberi dana. Karena keuntungan rutin akan mereka dapatkan ketika peminjam melakukan pelunasan yang disertai bunganya. Penghasilan tambahan akan mendatangi rekening pemilik dana. Dibalik itu semua umumnya memakai syarat khusus saat Anda ingin menanamkan uang di lembaga pendanaan ini.

Syarat sebagai pihak investor itu mudah. Anda cukup memenuhi kriteria yang ditetapkan. Secara otomatis pendaftaran online bisa segera dilakukan. Tidak pakai pusing harus antri ataupun membawa berkas yang menumpuk. Semua telah terintegrasi penuh dengan teknologi. Karena lembaga bekerja menggunakan sistem investasi online.

Seperti apakah kriteria yang dimaksud di atas? Inilah dia rinciannya:

  1. Investor harus WNI dengan batasan umur minimal 21 tahun.
  2. Investor memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap tiap bulannya.
  3. Investor melakukan registrasi online dan tunduk pada peraturan atau ketentuan lembaga pendanaan.

Setelah semua syarat di atas terpenuhi, ada hal lain yang harus diperhatikan saat berinvestasi. Jangan sekalipun asal mendapat untung besar. Anda harus selalu memperhatikan batasan tertentu supaya posisi sebagai investor tetap aman serta berkelanjutan. Batasan dalam bentuk apa yang selalu diperhatikan? Inilah dia!

  1. Penanaman Dana Mulai Dari Nominal Kecil Dahulu

Saat pertama kali peran Anda sebagai investor yang memberikan pinjaman. Maka perlu diberikan batasan dalam menyetorkan uang. Mengingat profil dari peminjam yang bernaung di lembaga pendanaan Amartha merupakan pengusaha UMKM. Tentu saja di sana ada beberapa batasan nominal minimal yang bisa disetorkan.

Lembaga tersebut telah memberikan kesempatan pemilik usaha meminjam modal dimulai dari nominal 500 ribu rupiah. Dari angka itulah Anda bisa mengetahui, batasan aman saat berada di titik awal. Mendanai dengan angka minimal itu umumnya dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat kemudian hari.

Seiring berjalannya waktu Anda dapat menambahkan setoran dana ke lembaga. Dengan begitu keberlangsungan Anda sebagai pemberi dana stabil dan konsisten selama aktif di lembaga tersebut.

  1. Pelajari Terlebih Dahulu Profil Peminjam Dana Anda

Amartha selalu menyediakan profil lengkap beberapa pemilik usaha. Dari situ Anda bisa memilah individu mana yang tepat untuk didanai. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya gagal bayar. Meskipun pihak lembaga telah melakukan pemilihan borrower sesuai standar. Ketika terjadi gagal bayarpun sebenarnya masih tetap bisa recovery karena sistem tanggung renteng yang diberikan kepada peminjam. Tetap saja harus memilih peminjam yang  potensial.

Semoga penjelasan terkait syarat dan hal yang dipenuhi saat memberikan dana di Amartha bermanfaat. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai pencerahan bagi investor supaya lebih mantap.